Zakat Fitrah Untuk Lahir Batin Kita

Knowledge Mei 20, 2020

Nah berketepatan wajib zakat dalam kesempatan ini admin akan membahas tuntas mengenai suatu zakat.

Sebelum membahas intinya, saya akan meluruskan dulu karena beberapa orang masih bingung ataupun salah persepsi tentang sedekah, infaq dan zakat.

Sedekah adalah sebuah bantuan bebas yang diberikan dengan ikhlas pada suatu orang semata mendapatkan pahala. Nah apakah sedekah termasuk zakat min? Bukan, sedekah sendiri sebuah bantuan bebas dan sedangkan zakat tidak bebas harus ada timbangan timbangan tertentu dan apa yang dizakatkan.

Infaq adalah pemberian sesuatu untuk menunanaikan hajat, lebih spesifiknya hadiah namun didasari dengan pemenuhan kewajiban seperti memenuhi nafkah keluarga dan memberikan upah pada karyawan ataupun karyawati. Tapi bagaimana dengan orang yang memberikan hajat karena pahala semata? Pasti hitungannya juga sedekah ya sobat uarnix.

Sedangkan zakat itu sendiri merupakan suatu bantuan harta dengan jenis dan kadar tertentu, yang diwajibkan di syariat untuk diberikan ke orang tertentu pula dan ditetapkan pada waktu tertentu. Nah bagaimana dengan orang yang zakat namun tidak memenuhi syariat islam yang sudah ditentukan? Kewajiban itu tidak sah dan wajib menggulangnya lagi.

Nah itu penjelasan atas sepamaham mimin ya, dan jika salah tolong dibenarkan.

Oke, lanjut ke intinya.

Zakat fitrah sendiri mempunyai makna berkat yang mampu membersihkan maupun memberikan kebarokahan pada hartanya selama didunia dan dosa kembali keadaan fitrah atau kembali keasal bayi atau suci. Jadi dapat kita simpulkan zakat fitrah ini suatu sarana taubat kepada allah dimana akan dihapuskan dosanya dan zakat fitrah dilakukan pada bulan ramadhan sebelum idul fitri. Sebenernya ini suatu ibadah yang kompleks antara bulan puasa , zakat dan idul fitri. Dimana kita mendapatkan pahala berlipat ganda dan menghapus dosa terhadap allah dan orang lain atau orang terdekat kita, serta medapatkan keutamaan hablum minallah (Hubungan kepada Allah) dan hablum minanas (Hubungan kepada manusia atau silaturahmi).

Zakat fitrah sebuah fondasi umat islam yang tercantum pada rukun islam ke empat sehingga ibadah zakat fitrah tersebut diwajibkan bagi syariat islam.

Sebagaimana hadist Ibnu Umar ra,

"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas umat muslim; baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau saw memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk shalat.” (HR Bukhari Muslim)

Ada juga golongan yang berhak menerima zakat tersebut, diantaranya :

  1. Fakir : orang yang tidak memiliki harta ataupun pendapatan sehingga hidupnya tidak berkecukupan
  2. Miskin : orang yang berpendapatan namun tidak dapat mencukupi hidupnya.
  3. Raqib : orang yang menjadi budak.
  4. Gharim atau Gharimin : orang yang terlilit hutang, dengan maksud kemaslahatan atau kebutuhan dirinya.
  5. Mualaf : orang yang baru masuk islam.
  6. Fisabililah : orang yang berjuang dijalan Allah dalam rangka menegakan islam.
  7. Ibnu sabil : orang yang dalam perjalanan jauh namun kehabisan bekal saat dalam perjalanan.
  8. Amil : orang yang membantu menyebarkan zakat itu sendiri, Amil berhak mendapatkan sesudah semua golongan terpenuhi.

Nah, jika ada saudara terdekat yang fakir atau miskin lebih baik di dahulukan ya.

Rasulullah berkata, “sedekah kepada orang miskin adalah sedekah, tapi kalau sedekah kepada saudara terdekat dapat dua keuntungan: sedekah dan silaturahim” (HR: Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibnu Majah)

Tidak sebatas sedekah saja ya guys, namun memberi zakat juga mendapatkan keuntungan silaturahmi juga.

"Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. (QS.Al Isra: 26).

Dan rasulullah memerintahkan kita untuk menjalin hubungan silaturahmi sesama keluarga atau saudara dekat maupun saudara seumat, sesuai dalil dibawah.

Rasulullah juga bersabda, “Sembahlah Allah, janganlah berbuat syirik pada-Nya, dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan jalinlah tali silaturahmi (dengan orang tua dan kerabat)” (HR.Bukhari).

Tata Cara Zakat :

  1. Memberikan zakat berupa bahan pangan berupa gandum,kurma,susu dll. Namun pada umumnya zakat fitrah memberikan berupa beras dengan takaran 1 sha' atau setara dengan 2,5 Kg hingga 3,5 Kg adapun zakat fitrah berupa uang. Jika berupa uang yang harus dibayarkan sesuai yang dikonsumsi, yaitu setara dengan beras 2,T Kg hingga 3,5 Kg.
  2. Nah, baru baru ini Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyatakan untuk wilayah jabodetabek menunaikan zakat fitrah berupa uang yang telah dikonversi setara dengan 1 sha' beras yaitu Rp. 40.000 / orang, sesuai dengan SK yang telah dikeluarkan ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Nomor 27 Tahun 2020.
  3. Zakat fitrah sendiri mulai dilakukan diawal bulan ramadhan sampai sebelum idul fitri dilakukan. Min bagaimana orang zakat sesudah shalat ied idul fitri? Hukumnya tidak sah dan dianggap sedekah biasa ya guys , jadi mulai sekarang kalian bisa ibadah zakat fitrah.

4. Membaca niat membayar zakat.

a. Adapun niat bagi orang yang membayarkan zakatnya untuk dirinya sendiri adalah:

نَوَيْثُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لله تَعَالى
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an nafsii fardhan lillaahi ta’aalaa
"Saya niat mengeluarkan zakat fitrah atas diri saya sendiri, fardhu karena Allah Taala"

b. Bacaan niat membayar zakat untuk keluarga:

نَوَيْثُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الفِطْرِ عَنْ نَفْسِي وأَهْلِيِ ...... فَرْضًا عَلَيَّ لله تَعَالى
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an nafsi wa ahli …… fardan ‘alayya lillaahi ta’aala.
" Aku berniat mengeluarkan zakat fitrah, bagi diriku dan keluargaku
(sebutkan namanya satu persatu; istri, anak-anak dan yang menjadi tanggungan)
wajib atasku karena Allah Ta’ala."

c.Bacaan niat bagi orang yang membayarkan zakat untuk orang lain:

نَوَيْثُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الفِطْرِ عَنْ (........... ) فَرْضًا لله تَعَالى
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an (..............) fardhan lillaahi ta’aalaa
" Saya niat mengeluarkan zakat fitrah atas (sebutkan nama), fardhu karena Allah Ta’ala"

5. Membaca doa setelah membayar zakat

رَبَّنا تَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ
Rabbanaa taqabbal minna innaka antas samii’ul ‘aliim(u)
"Ya Allah terimalah (amal ibadah) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"

6. Dan bagi penerima zakat hendaknya membaca doa berikut:

آجَرَكَ اللَّهُ فِيما أعْطَيْتَ وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُوراً وَبَارَكَ لَكَ فِيما أَبْقَيْتَ
Aajarakallahu fiimaa a’thaita wa ja’alahu laka thahuuran wa baaraka laka fiimaa abqaita.

Bagaimana Hukum Orang Yang Belum Membayar Zakat Mal maupun Zakat Fitrah Selama Bertahun Tahun?

Kebanyakan dari kita tidak mengetahui harta benda seperti sapi, lahan,  dan hasil panen berhak dizakati, namun beberapa orang baru sadar atas peringatan orang terdekatnya. Apakah dia mendapatkan dosa dan apakah diwajibkan mengqodonya? Kalo dosa menurut mimin tidak karena bersifat jahl (sebab ketidak tahuan) dan wajib menggantinya karena itu termasuk tanggungan duniawi.

Sesuai dalil berikut:

“Ketahuilah bahwa terdapat kaedah fiqih yang menjelaskan sungguh sifat lupa dan tidak tahu (terhadap suatu hukum) dapat menggugurkan dosa secara mutlak. Sedangkan perincian hukumnya, jika keduanya (lupa dan tidak tahu) terjadi pada perihal meninggalkan perkara yang diperintahkan maka perintah tersebut tidak menjadi gugur, bahkan wajib untuk melaksanakannya dan tidak mendapatkan pahala (atas pelaksanaan perintah tersebut) bagi orang yang sengaja untuk menyebabkan dirinya lupa atau tidak tahu sebab ia dianggap tidak memperhatikan perintah tersebut. Permasalahan ini terdapat beberapa pembagian, di antara permasalahan yang termasuk dalam kategori pertama yaitu seseorang yang lupa tidak melakukan shalat, puasa, haji, zakat, denda kafarah atau nadzar maka wajib untuk melaksanakan hal tersebut dengan mengqadla’inya dengan tanpa adanya perbedaan para ulama,’” (Lihat Syekh Jalaluddin As-Suyuthi, Al-Asybah wan Nazha’ir, halaman 188).

Apa Hukum Orang Yang Sudah Tahu dan Kaya Namun Tidak Mau Membayar Zakat?

Allah subhanahu wata‘ala berfirman:

"Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak, dan tidak menafkahkannya di jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.” (QS. At-Taubah: 34)

Al-Ahnaf ibn Qais radlilayalahu anh' berkata:

“Saya pernah berada di antara kaum Quraisy. Kemudian Abu Dzar lewat dan berkata, ‘Sampaikanlah berita gembira pada orang-orang yang menyimpan  hartanya (tidak mau membayar zakat) bahwa punggung mereka akan disulut hingga keluar dari lambungnya, dan tengkuk mereka dicos hingga keluar dari keningnya’.” (HR. Bukhari)

Orang yang menimbun kekayaan dan melupakan suatu kewajiban dia akan ditempatkan di neraka dan disiksa.
Sebagaiman dalam satu riwayat disebutkan bahwa Abu Dzar radliyallahu ‘anh berkata:

“Sampaikanlah berita gembira pada orang-orang yang menyimpan  hartanya (tidak mau membayar zakat) bahwa batu-batu yang dipanaskan di neraka Jahannam akan diletakan di puting mereka hingga keluar dari pundaknya, dan diletakan di pundaknya hingga keluar dari puting kedua dadanya, hingga membuat tubuhnya bergetar tidak karuan.” (HR. Bukhari)

Dan orang yang tidak menzakati hewannya maka dia akan diamuk oleh hewannya di akhirat kelak.

Baginda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Tidak ada pemilik unta, sapi, dan kambing yang tidak membayar zakatnya kecuali binatang-binatang tersebut datang di hari kiamat dengan postur yang sangat besar dan sangat gemuk yang mengamuki pemiliknya dengan tanduk-tanduk mereka dan menginjak-nginjaknya dengan kaki mereka. Ketika binatang yang paling belakang habis, maka yang depan kembali lagi padanya hingga pemutusan (hisab) selesai di antara manusia).” (HR. Muslim)

Sekian dari mimin, sudah sepantasnya kita tidak berhak atas kenikmatan dunia yang dimana yang kita miliki akan kembali padanya dan allah memberikan ujian ini lewat sebuah zakat, apakah kita termasuk orang beriman?.

Oleh: Fajar F.

Follow IG : Uarnix.studio

Facebook : Uarnix Indonesia

Channel Youtube : Uarnix Studio

Sc:
https://baznas.go.id/id/zakat-fitrah
https://umroh.com/blog/hukum-silaturahmi-ternyata-wajib/
https://kaltim.tribunnews.com/amp/2020/04/27/ini-tata-cara-dan-doa-bayar-zakat-fitrah-lengkap-dengan-8-golongan-yang-berhak-menerimanya?page=all
https://islam.nu.or.id/post/read/101284/tidak-bayar-zakat-sekian-tahun-karena-belum-tahu-kewajiban-1
https://islam.nu.or.id/post/read/85106/-ancaman-bagi-orang-yang-tidak-membayar-zakat
https://jakarta.tribunnews.com/amp/2020/05/18/bukan-hanya-fakir-miskin-berikut-8-golongan-yang-berhak-menerima-zakat-fitrah?page=all
https://islam.nu.or.id/post/read/107284/perbedaan-antara-zakat-sedekah-infaq-hibah-dan-hadiah

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.