Mengenal Adi Dassler dan Brand ciptaannya, Adidas

History Mei 07, 2020

https://i.pinimg.com/originals/55/bd/a7/55bda7759a055926ce2499c33d6c858e.jpg

Adidas AG, juga dikenal sebagai Adidas, adalah sebuah perusahaan sepatu Jerman. Perusahaan ini dinamakan atas pendirinya, Adolf Adi Dassler, yang mulai memproduksi sepatu pada 1920-an di Herzogenaurach dekat Nuremberg.

Adolf Dassler terinspirasi oleh satu ide ketika ia membuat sepatu pertamanya pada tahun 1920, pada saat usianya masih 20 tahun. Dassler mempunyai visi untuk memberikan setiap atlet alas kaki terbaik dengan karakteristik atlet masing-masing.

Sejak awal Adi Dassler memang berhubungan dekat dengan kegiatan, event - event olahraga, bahkan Dassler sangat dekat dengan para peserta olahraga dan selalu hadir secara langsung di acara-acara olahraga penting, Sehingga prinsip ini tetap Dassler pegang hingga kematiannya pada tahun 1978.

Di masa pascaperang Dunia I yang sulit, Keluarga Dassler memproduksi sepatu pertamanya dari beberapa bahan kanvas yang tersedia pada saat itu saja. Hingga pada pertengahan 1930-an, Adi Dassler sudah menghasilkan 30 sepatu yang berbeda untuk sebelas olahraga, dan memiliki hampir 100 karyawan. Dalam waktu kurang dari dua dekade Adidas maju untuk menjadi produsen sepatu olahraga terkemuka di dunia.

Lalu kegiatan produksinya lagi - lagi terganggu dengan meletusnya kembali Perang Dunia II. Setelah kekacauan Perang Dunia Kedua, Adi Dassler membuat awal yang baru. Pada tahun 1947, dengan 47 pekerja, ia mulai mempraktikkan pengetahuan dan ide - ide baru yang ia dapat dari periode sebelum perang. Adi Dassler membuat sepatu olahraga pasca perang pertama menggunakan kanvas dan karet dari tangki bahan bakar Amerika.

Ditahun 1948, terjadi perselisihan pribadi yang tidak dapat diperbaiki antara  Adi dan saudaranya Rudolf ("Rudi"), sehingga Rudi memisahkan diri dari Adi dan membangun brand nya sendiri. Mereka membagi perusahaan serta asetnya menjadi dua, Rudi membangun brand yang hingga saat ini kita kenal dengan brand Puma, sementara Adi tetap dengan Adidas.

Adidas tidak dikenal sebagai Adidas sampai akhir 1940-an. Nama Adidas baru muncul setelah Adi dan Rudi mengalami perselisihan. Awalnya pada tahun 1924 brand ini bernama Gebruder Dassler Schuhfabrik, akan tetapi diganti nama menjadi Adidas yang merupakan singkatan dari Adi Dassler, dan satu tahun kemudian ia mendaftarkan logo resmi Adidas, yaitu tiga strip paralel dan trefoil khas yang dapat kita lihat hingga saat ini.

Sejalan dengan perkembangan pesat dalam olahraga, Adi Dassler berusaha untuk mengkhususkan dan mengoptimalkan produk-produknya. Adi Dassler adalah pengusaha pertama yang menggunakan promosi olahraga untuk membuat masyarakat sadar akan inovasinya. Dia mulai menggunakan atlet terkenal sebagai iklan untuk produk-produknya. Banyak atlet terkenal seperti Jesse Owens, Muhammad Ali, Max Schmeling, Sepp Herberger dan Franz Beckenbauer termasuk di antara teman-teman Keluarga Dassler.

Adi Dassler meninggal pada 1978, pada usia 78 tahun. Dengan meneruskan warisan dan idenya, namanya dan perkembangannya akan terus membantu para atlet dalam upaya mereka untuk mendorong batas-batas kinerja, menuju milenium baru.

Setelah kematian pendiri perusahaan, istri Adi Dassler, Käthe dan putranya Horst mengambil alih menjalankan perusahaan. Horst Dassler menyempurnakan peluang yang ditawarkan oleh promosi olahraga. Di bawah arahannya, Adidas menjadi pemimpin global di bidang inovasi dalam pemasaran olahraga. Dia juga bertanggung jawab untuk membangun merek di Prancis. Horst Dassler meninggal secara tak terduga pada tahun 1987, pada usia 51 tahun. Hingga pada tahun 1989, Adidas ditransformasikan menjadi korporasi ("Aktiengesellschaft"). Pada awal 1990-an, setelah masa transisi yang sulit, adidas kembali ke akarnya dan tujuan awalnya.

Selama 68 tahun lamanya grup Adidas telah menjadi bagian dari dunia olahraga di segala bidangnya dengan menawarkan sepatu, pakaian serta beragam aksesori pelengkap olahraga yang bernilai seni pada setiap produknya. Sekarang, grup Adidas telah mengglobalisasi dan menguasai di bidang industri produk olahraga dan menawarkan portfolio yang begitu luas dari segi produk di seluruh dunia.

Strategi grup Adidas sangatlah simpel: memperkuat bran secara terus menerus dan mengimprovisasi posisi kompetitif serta keuangan mereka. Aktivitas perusahaan dan lebih dari 150 cabangnya dipantau langsung oleh pemimpin grup di Herzogenaurach, Jerman. Tertanggal 31 Desember 2009, grup Adidas tercatat mempekerjakan sebanyak 38.982 orang selama setahun penuh dan menjadi brand olahraga terbesar didunia kedua setelah Nike.

Source :

http://fashiongear.fibre2fashion.com/brand-story/adidas/history.asp

https://id.wikipedia.org/wiki/Adidas

https://www.britannica.com/topic/Adidas-AG

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.