Apakah Kecemasan Yang Saya Rasakan Normal ataukah Saya Mengalami Gangguan Kecemasan?

Knowledge Apr 17, 2020

Halo guys... Gimana nih kabarnya? Semoga kita semua masih dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,ya. Aamiin. Pada kesempatan kali ini, ngadmin akan membahas tentang apakah kecemasan yang saya rasakan normal ataukah saya mengalami gangguan kecemasan?. Baca dan simak sampai selesai ya gengs...!

Sebagai makhluk yang bernyawa dan memiliki akal, tentunya setiap manusia pernah mengalami perasaan khawatir akan hal-hal yang terjadi dimasa mendatang atau kecemasan.

Apa itu kecemasan?

Dilansir dari psychology today, kecemasan meliputi perasaan khawatir, gugup, atau takut. Meskipun tidak menyenangkan, serangan kecemasan sesekali yang dialami oleh manusia adalah suatu hal yang alami dan bahkan merupakan sesuatu yang produktif.

Tujuan kecemasan

Artinya, dengan adanya kecemasan menandakan adanya sesuatu yang tidak beres. Sehingga, kecemasan dapat membantu seseorang untuk menghindari sebuah bahaya. Karena ketika otak kita merasakan bahaya, akan menghasilkan respons fisiologis dalam tubuh, sehingga membantu kita bereaksi dengan tepat.

Sebagai contoh, ketika kita hendak menyeberang jalan kemungkinan besar kita akan menengok ke arah kanan dan kiri.

Karena kita mengalami kecemasan -bagaimana jika dari arah kanan atau kiri ada kendaraan yang melaju dengan kencang dan menabrak kita- sehingga kecemasan inilah yang membuat kita tetap aman.

Bayangkan, jika kita tidak memiliki kecemasan, hal ini bisa menyebabkan kita menjadi terlalu santuy dan tidak produktif.

Misalnya, ketika kita akan mengikuti sebuah ujian. Kemudian kita merasa biasa-biasa aja, tentunya kita tidak akan ada usaha untuk belajar. Dan apa yang terjadi? Yap, nilainya tidak memuaskan atau bahkan sangat mengecewakan. Kecuali kita memiliki kekuatan dewa, mungkin semua akan baik-baik saja :)

Tanda orang yang memiliki gangguan kecemasan

Lalu bagaimana, jika kita mengalami kecemasan secara terus-menerus dan mengganggu kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, tempat kerja, atau dengan teman-teman.

Apakah itu merupakan sebuah hal yang wajar dan normal ataukah sebuah gangguan kecemasan?

Salah satu tanda  seseorang memiliki gangguan kecemasan, yaitu jika kecemasan tersebut sudah mengganggu fungsi sosial, pekerjaan atau pendidikan kita. Contohnya :

  1. Ketika kita akan pergi bekerja, kita merasakan sakit perut, sakit kepala atau bahkan sakit hati -ehhh curhat.
  2. Kecemasan hadir di saat kita akan menghadiri acara sosial, silaturahmi ke tempat sodara, atau hanya sekedar nongki bareng temen-temen. Kita baru rencana berangkat, tapi otak dan hati udah saling perang, gimana kalo nanti di jalan begini begitu (pokoknya hal negatif). Sehingga kita akan mengalami kecemasan yang berlebihan, bahkan tak jarang menimbulkan tangan yang berkeringat.
  3. Di saat kita sulit mempertahankan hubungan yang sehat dengan pasangan, kecemasan hampir menghampiri kita setiap saat. Dalam benak kita, "gimana kalo doi putusin gw gara-gara gw gak mau nurutin apa yang doi mau (hal ini dalam konteks negatif)".

Kita akan mengalami gangguan kesulitan tidur di malam hari (insomnia), ketika kita terlalu khawatir akan hal-hal yang terjadi di masa yang akan datang. Sehingga otak kita tidak bisa berhenti bekerja (berfikir).

Misalnya, kita bekerja di sebuah perusahaan dengan gaji jauh dari UMK. Kemudian, setiap setelah gajian kita akan membagi uangnya untuk ini dan itu. Dan kita bertanya di dalam hati "ya Tuhan, kira-kira duidnya cukup sampai akhir bulan gak ya?"- dan pertanyaan ini hampir muncul setiap bulannya atau bahkan setiap hari.

Menurut saya, hal ini yang paling mengganggu. Di saat kita banyak mengetahu tanda-tanda ini dan itu, otak akan langsung menyimpan di dalam memorinya. Dan bodohnya, di saat kita merasakan a, b,c yang mungkin ada disalah satu tanda-tanda hal buruk yang kita ketahui, kita akan mengait-ngaitkan dengan hal tersebut. Sehingga akan berdampak munculnya rasa kecemasan yang yang terjadi secara terus menerus di dalam diri kita.

Sebagai contoh, gangguan kecemasan akibat hal ini adalah "perasaan takut akan mati".

Saya tidak akan membahas hal ini lebih jauh, karena saya yakin ini akan menambah perasaan takut Kamu. Saya hanya ingin mengingatkan, "semua orang akan mengalami mati, jadi Kamu gak perlu terlalu mencemaskan akan hal itu. Cukup perbanyak hal baik, mulai saat ini!"

Kapan kita harus mendapat bantuan?

Berdasarkan contoh di atas, dapat disimpulkan ketika kita merasakan kecemasan secara terus-menerus dan melibatkan fungsi sosial, kita sudah masuk dalam kategori mengalami gangguan kecemasan.

Jika kamu merasa ada gangguan kecemasan, konsultasikanlah dengan dokter. Diskusikan gejala yang Kamu alami selama ini.

Jika Kamu tidak memiliki biaya untuk berkonsultasi dengan dokter, minimal Kamu tidak menjauh dari Tuhan-mu. Karena Tuhan, satu-satunya penolong yang Kamu miliki saat ini.

source :

https://www.psychologytoday.com/us/blog/what-mentally-strong-people-dont-do/201909/is-my-anxiety-normal-or-do-i-have-anxiety-disorder

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.